Sabtu, 19 Juli 2014

Jual Beli Serangan di Gaza, Palestina, Impian Gencatan Senjata


Mayjen TNI (Purn) Sudradjat dlm wawancara di tvOne, 16/07/2014 : "Setidaknya ada 4 komponen inti dunia agar Israel dan Hamas melakukan gencatan senjata di Gaza yakni : Liga Arab, United Nation (PBB), Uni Eropa dan Amerika Serikat. "


Tetapi malam ini, di Kairo, Mesir, PM Israel Benyamin Netanyahu, Presiden Palestina Mahmood Abbas, Petinggi Hamas akan berunding guna gencatan senjata. Jika perundingan menemui kebuntuan, maka serangan Israel ke Hamas di Gaza akan kembali diteruskan oleh Israel dg Serangan darat.

Mari kita doakan,agar perdamaian tercapai dan Israel - Hamas saling mengalah demi kemanusiaan. 

Tolong aamiin kan doa ini (tulis Aamiin YRA di komen) 

"Ya Allah, Yang Maha Damai, Damaikan lah mereka yaa Rabb..
Ya Allah Yang Maha Kuat, beri lah kekuatan Mu pd agar Israel dan Hamas supaya menghentikan tembak menembak yg membunuh korban warga sipi yg tak berdosa. 
Yaa Allah, Yaa Rabb Yang Maha Agung.. Kabulkan doa kami..
Hanya kepada Mu lah kmi memohon, hanya kepada Mu kami meminta, hanya kepada Mu kami berserah diri. Aamiin.. aamiin yaa rabbal alamiin."

Silakan bagikan atau share status ini... 

Terima kasih

Keangkuhan Penguasa Israel, Pemimpin Sang Zionis


Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan, dengan ANGKUH :


"Tidak akan ada satu kekuatan dunia manapun yang akan mampu menghentikan Israel melakukan serangan ke Jalur Gaza dan Palestina...!"


Dari pernyataan Netanyahu itu, betul betul pernyataan seorang Yahudi (bani Israil) yang takabur...


Memang, Sampail Kiamat pun Yahudi (Israel} takkan berhenti untuk menyerang Islam (apalagi Palestina).
Tujuan Israel, jelas adalah ingin menguasai seluruh wilayah Palestina. Karena dalam Undang -undang Dasar Israel, tidak menyebut batas wilayah Israel. Bahkan, wilayahnya pun sampai ke wilayah Basrah (Irak), Termasuk Yordania, Syria (Diungkapkan oleh Pengamat Militer, Salim Said, tvOne, 12 Juli 2014).

Tetapi mreka (Yahudi) itu lupa, ada kekuatan Allah Swt yang akan menghancurkan mereka suatu saat...

Apa yang terjadi di Gaza, dan pernyataan Netanyahu, sebetulnya sama dengan apa yg tertera dalam Al Qur'an....

Surah Al Baqarah : Ayat 120 
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. 2:120) 

Surah Al Ma’idah : Ayat 62 
Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu. (QS. 5:62) 

Surah Al A’raaf : Ayat 167 
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu memberitahukan, bahwa sesungguhnya Dia akan mengirim kepada mereka (orang-orang Yahudi) sampai hari kiamat orang-orang yang akan menimpakan kepada mereka azab yang seburuk-buruknya. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksa-Nya, dan sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 7:167) 

Surah Al Maa’idah : Ayat 64
Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila’nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan. (QS. 5:64) 

Surah Ali ‘Imraan : Ayat 183
(Yaitu) orang-orang (Yahudi) yang mengatakan: “Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kami, supaya kami jangan beriman kepada seseorang rasul, sebelum dia mendatangkan kepada kami korban yang dimakan api”. Katakanlah: “Sesungguhnya telah datang kepada kamu beberapa orang rasul sebelumku membawa keterangan-keterangan yang nyata dan membawa apa yang kamu sebutkan, maka mengapa kamu membunuh mereka jika kamu adalah orang-orang yang benar”. (QS. 3:183)

Surah Al Maa’idah : Ayat 41
Hari Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka:”Kami telah beriman”, padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (Orang-orang Yahudi itu) amat suka mendengar (berita-berita) bohong dan amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu; mereka merobah] perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. Mereka mengatakan: “Jika diberikan ini (yang sudah di robah-robah oleh mereka) kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini maka hati-hatilah”. Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (yang datang) daripada Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.

Surah An Nisaa’ : Ayat 160 
Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan atas (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah. (QS. 4:160) 

Surah An Nisaa’ : Ayat 46 

Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata : “Kami mendengar”, tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula) : “Dengarlah” sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan) : “Raa’ina”, dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan : “Kami mendengar dan menurut, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami”, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis. (QS. 4:46) 

Nauzubillah minzaliq..

Semoga bermanfaat!

Dan Silakan share atau bagikan status ini.

Jumat, 18 Juli 2014

Otak Jerman



    Akhirnya, Jerman berhasil menguburkan impian Argentina guna meraih Juara Dunia 2014. Ini adalah juara dunia yg ke 4 kalinya buat Jerman. Don't Cry for Me Argentina, judul sebuah lagu lawas....

Tetapi sesungguhnya, Jerman tidak saja kampiun Piala Dunia, Jerman juga kiblatnya sepakbola modern saat ini..... 
     Ada alat canggih utk Latihan produk Jerman yg dipakai, cocok utk latihan fisik pemain sepakbola sejak 3 tahun terakhir...
     Jerman acap tempat penyelenggaran kursus kepelatihan bagi pelatih sepakbola dunia..termasuk Indonesia..Nil Maizar, mantan pelatih Timnas (jg mantan pelatih Semen Padang FC), serta Indra Sjafri (Pelatih Timnas U 19 ) juga pernah mengecap pendidikan kepelatihan di Jerman...
    Sejatinya, utk PSSI, berpikirlah utk bekerja sama dg Induk sepakbola Jerman (bukan dg Uruguay dg SAD seperti selama ini) dlm rangka mndidik anak anak remaja Indonesia utk sepakbola berkualitas dan berjenjang..

  
Jawara Sepakbola dan Otak



.    Jermane bukan saja, jawara dlm sepakbola....tetapi dalam segi Otak. Arya adalah suku asli bangsa Jerman..yg dikenal memiliki otak cerdas. Pesaing bangsa Arya hanyalah Yahudi. Sehingga betapa salah satu penguasa Jerman masa lampau yg otoriter Adolf Hitler (NAZI) membunuh seluruh orang -orang Yahudi... (Hitler membiarkan 1 org Yahudi hidup waktu itu)...
    Dalam perang, Perang Dunia I Jerman adalah yg pemenang..Tetapi pd Perang Dunia ke 2... Jerman takluk pd Amerika akhirnya masuk dlm NATO..
Maka itu, Jerman pernah tidak mengakui Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi Internasional....dan hanya menganggap, bahasa Jerman lah yg patut menjadi bahasa Internasional....

Dalam dunia pendidikan, 
    Jerman gudangnya ilmu pengetahuan teknologi....dan yg menarik, justru biaya pendidikan perguruan tinggi di Jerman hampir setara dg biaya pendidikan perguruan tinggi di Indonesia....
Banyak, orang orangtua di Indonesia dalam menyekolahkan putra putrinya justru sebagian besar di Amerika Serikat, Australia, Singapura, dan di Inggris ( dg biaya yg relatif lebih mahal (dan gengsi).. Dan sedikitnya ada juga yg berkuliah di Mesir dan Jepang....
    Namun hanya sebagian kecil saja, yg mengetahui tentang informasi ini dan mengirimkan putra putrinya berkuliah di Jerman....Mantan Presiden RI ke 3, BJ Habibie adalah salah satu dari sedikit org Indonesia lulusan Jerman (yg kini ilmunya masih terpakai di Perguruan Tinggi di Jerman).. Dan ternyata, tak sedikit lulusan Jerman asal Indonesia yg betah bekerja di Jerman ketimbang balik ke Indonesia... 
  Seperti di Amerika, di Jerman pun banyak perusahaan peusahaan di sana yg memberikan kesempatan kerja part time khusus utk mahasiswa dg gaji perjam yg cukup besar....

Jerman memang Jerman..
Oleh karena itu, maka wajar orang tua kita pernah jika memuji kecerdasan /kepintaran seseorang, menyebutnya dg : "OTAK JERMAN"...

Semoga tulisan sederhana ini berfaedah..dan silakan dishare..

Udha Hendra
Padang, 14 Juli 2014/17 Ramadhan 1435 H