Jumat, 18 Juli 2014

Otak Jerman



    Akhirnya, Jerman berhasil menguburkan impian Argentina guna meraih Juara Dunia 2014. Ini adalah juara dunia yg ke 4 kalinya buat Jerman. Don't Cry for Me Argentina, judul sebuah lagu lawas....

Tetapi sesungguhnya, Jerman tidak saja kampiun Piala Dunia, Jerman juga kiblatnya sepakbola modern saat ini..... 
     Ada alat canggih utk Latihan produk Jerman yg dipakai, cocok utk latihan fisik pemain sepakbola sejak 3 tahun terakhir...
     Jerman acap tempat penyelenggaran kursus kepelatihan bagi pelatih sepakbola dunia..termasuk Indonesia..Nil Maizar, mantan pelatih Timnas (jg mantan pelatih Semen Padang FC), serta Indra Sjafri (Pelatih Timnas U 19 ) juga pernah mengecap pendidikan kepelatihan di Jerman...
    Sejatinya, utk PSSI, berpikirlah utk bekerja sama dg Induk sepakbola Jerman (bukan dg Uruguay dg SAD seperti selama ini) dlm rangka mndidik anak anak remaja Indonesia utk sepakbola berkualitas dan berjenjang..

  
Jawara Sepakbola dan Otak



.    Jermane bukan saja, jawara dlm sepakbola....tetapi dalam segi Otak. Arya adalah suku asli bangsa Jerman..yg dikenal memiliki otak cerdas. Pesaing bangsa Arya hanyalah Yahudi. Sehingga betapa salah satu penguasa Jerman masa lampau yg otoriter Adolf Hitler (NAZI) membunuh seluruh orang -orang Yahudi... (Hitler membiarkan 1 org Yahudi hidup waktu itu)...
    Dalam perang, Perang Dunia I Jerman adalah yg pemenang..Tetapi pd Perang Dunia ke 2... Jerman takluk pd Amerika akhirnya masuk dlm NATO..
Maka itu, Jerman pernah tidak mengakui Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi Internasional....dan hanya menganggap, bahasa Jerman lah yg patut menjadi bahasa Internasional....

Dalam dunia pendidikan, 
    Jerman gudangnya ilmu pengetahuan teknologi....dan yg menarik, justru biaya pendidikan perguruan tinggi di Jerman hampir setara dg biaya pendidikan perguruan tinggi di Indonesia....
Banyak, orang orangtua di Indonesia dalam menyekolahkan putra putrinya justru sebagian besar di Amerika Serikat, Australia, Singapura, dan di Inggris ( dg biaya yg relatif lebih mahal (dan gengsi).. Dan sedikitnya ada juga yg berkuliah di Mesir dan Jepang....
    Namun hanya sebagian kecil saja, yg mengetahui tentang informasi ini dan mengirimkan putra putrinya berkuliah di Jerman....Mantan Presiden RI ke 3, BJ Habibie adalah salah satu dari sedikit org Indonesia lulusan Jerman (yg kini ilmunya masih terpakai di Perguruan Tinggi di Jerman).. Dan ternyata, tak sedikit lulusan Jerman asal Indonesia yg betah bekerja di Jerman ketimbang balik ke Indonesia... 
  Seperti di Amerika, di Jerman pun banyak perusahaan peusahaan di sana yg memberikan kesempatan kerja part time khusus utk mahasiswa dg gaji perjam yg cukup besar....

Jerman memang Jerman..
Oleh karena itu, maka wajar orang tua kita pernah jika memuji kecerdasan /kepintaran seseorang, menyebutnya dg : "OTAK JERMAN"...

Semoga tulisan sederhana ini berfaedah..dan silakan dishare..

Udha Hendra
Padang, 14 Juli 2014/17 Ramadhan 1435 H

Sorga dan Neraka

    Manusia yang pertama kali masuk Sorga setelah Hari Kiamat dan Hari Berbangkit kelak adalah Nabi Muhammad SAW..  Sedangkn dulu yg pertama kali dimasukkan Allah Swt ke Sorga adlah Nabi Adam As..dan setelah itu dikeluarkan kembali oleh Allah Swt ke bumi...
     Bahwa Sorga dan Neraka itu ada pada saat manusia diadili Allah Swt setelah hari kiamat, tepatnya pasca hari berbangkit kelak.
    Yg menentukn seorang manusia masuk Sorga atau Neraka kelak adalah Allah Swt bukan manusia atau golongan atau partai politik manapun....
      Ketika manusia dimasukkan ke liang lahat..dan dikuburkan, manusia berada di alam kubur hingga hari kiamat nanti.
       Manusia diinterogasi oleh malaikat selama berada di alam kubur, dan akan mendapatkan azab berupa cambuk yg amat pedih jika bnyak dosa diperbuat dari serangkaian pertanyaan malaikat yg disebut Azab Kubur.
      Maka itu, perlu 3 hal jika terhindar dri azab kubur yakni: doa anak yg shaleh, amal kebaikan dan ilmu yg bermanfaat.

Saat Mengutuk Yahudi Lewat Media Yahudi

      Hampir seluruh kepala manusia di seluruh dunia terdongak atas Kebiadaban Zionis Israel ke Gaza, Palestina. 
     Mengutuk dg Keras.
     Bahkan, aksi boikot produk Yahudi --sbg bangsa asli Israel-- pun tak terelakkan, baik di dunia nyata maupun dunia maya (baca: media sosial), tentu saja termasuk di Facebook ini sendiri..

      Tetapi, ironisnya, banya pula yg tak sadar atau terlupa atau dilupa-lupakan atau memang tidak tahu sama sekali. Bahwa, sebetulnya saat ini kita telah berada di media milik Yahudi.

Sesungguhnya, pendiri dan pemilik Facebook ini, Mark Zuckerberg (silakan dicek di Mbak Google atau Wikipedia), adalah asal Yahudi...seorang bangsa Yahudi.

     Sekarang, sanggupkah kita sama sama memboikot Facebook ini??